Monday Thought : Kesadaran Akan Kematian

Renungan Senin, 18 Mei 2015

Kesadaran akan Kematian

Salam dan selamat Pagi Sahabat,

Berita duka wafatnya aktor Didi Petet, cukup mengejutkan kita semua. Kita doakan semoga Almarhum mendapatkan Tempat terbaik di Sisi-Nya.

Umur dan kematian memang rahasia Illahi, karena pada dasarnya  manusia wafat bukan karena sesuatu hal, namun karena memang sudah tiba “waktunya”. Sesuatu hal yang terjadi sebelumnya boleh jadi hanya jalan menuju tibanya “waktu” tersebut…

Namun selalu ada pelajaran yang bisa diambil bagi kita yang masih hidup dari setiap kematian yang dialami saudara, teman atau orang yang kita kenal…

Kematian seseorang sebenarnya menjadi pengingat bagi diri kita bahwa kita dalam antrian yang sama. Suatu saat, kapan saja, dimana saja dan dalam kondisi apa saja kita dapat menghadapi kematian.

Jika saat ini kita masih sulit  menjalankan perintah Tuhan, “tega” berbuat zalim, melakukan korupsi, berbuat maksiat dan melakukan perbuatan buruk lainnya, sebenarnya karena kita belum tersadarkan bahwa kematian bisa saja datang menjemput kita hari ini, esok, atau kapan saja.

Bayangkan jika seandainya  Tuhan “memberitahu” kita bahwa dalam waktu sebulan ke depan, malaikat maut akan menjemput kita. Apa yang akan kita lakukan dalam sebulan kedepan ?

Membangun kesadaran tentang kematian juga bukan untuk menghalangi diri berprestasi dan meraih kebahagiaan dan kejayaan di dunia.

“Orang yang cerdas akan mempersiapkan kematian dengan sebaik-baiknya, bukan untuk menghadapi kematian itu sendiri, namun untuk memperoleh keselamatan dan kebahagiaan di kehidupan setelah kematian”

Have a blessed week

Salam (epp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *