Sambut Hari Lupus Sedunia, SDF Luncurkan Senam Lupus Untuk Dunia

Siaran Pers, Bandung, 6 Mei 2016

Syamsi Dhuha Foundation (SDF)*, LSM nirlaba peduli Odapus (Orang dengan Lupus) terus berupaya untuk tingkatkan kualitas hidup Odapusdi Indonesia dan ikut menjadi bagian dari usaha dunia untuk dapat temukan terapi Lupus yang aman dan efektif. Sambut Hari Lupus Sedunia, besok SDF akan luncurkan Senam Lupus yang belum pernah ada sebelumnya. “kami tergerak untuk berkreasi dan memfasilitasi Odapus yang sudah lama menginginkan adanya Senam Lupus bagi Odapus ini. Bekerjasama dengan tim relawan dari FPOK UPI sebagai penata gerak dan Imam Pras sebagai penata musik, terciptalah Senam Lupus yang dapat dimanfaatkan oleh Odapus dibelahan bumi manapun melalui link :

https://youtu.be/1cuQk33EmlE

Penyempurnaan akan terus kami lakukan, yang penting ada keberanian untuk melahirkan sesuatu yang baru”, ungkap Dian Syarief, ketua SDF yang juga penyandang Lupus & Low Vision. “Odapus di seluruh dunia 90% adalah wanita aktif usia produktif 15-45 tahun, manifestasi yang timbul di setiap Odapus beragam, salah satunya nyeri dan kekakuan sendi. Ikhtiar sehat SDF tuk tingkatkan kondisi umum Odapus adalah dengan membuat Senam Lupus ini yang dapat dilakukan sendiri di rumah secara rutin”, tambahnya pula.

Peluncuran Senam Lupus ini akan dilakukan usai acara seminar kesehatan bertajuk ‘Lupus Tak Kenal Batas’ yang diselenggarakan oleh RSUP Hasan Sadikin (RSHS) bekerjasama dengan SDF. Acara seminar yang akan diikuti oleh lebih dari 100 peserta ini menampilkan 2 pembicara yaitu Andri Reza Rahmadi, dr. SpPD KR MKes ‘Hidup Sehat dengan Lupus dari Sudut Pandang Medis’ dan Dian Syarief yang akan berbagi pengalaman ‘Belajar Bahagia Hidup dengan Lupus’.

Sementara itu Andri Reza Rahmadi, dr. SpPD KR MKes, dokter pemerhati Lupus dari RSHS mengatakan : “Hingga saat ini masih diperlukan sosialisasi ke masyarakat perihal Lupus. Di Indonesia, ada lebih dari 400.000 orang penyandang Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau Lupus. Lupus tak kenal batas, dapat mengenai siapapun, tidak terbatas dari usia, jenis kelamin, kebangsaan ataupun etnis tertentu. Meskipun gejala yang timbul tak mudah dikenali hingga seringkali diduga penyakit lain, namun dapat dicermati dengan SALURI (perikSA Lupus sendiRI). Deteksi awal dan penanganan yang tepat sangat penting bagi terapi Lupus. Maka, kita harus peduli untuk segera kenali dan obati Lupus. Lupus adalah penyakit yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh dan bukan penyakit menular, namun dapat mengancam jiwa. Ada lebih dari 5 juta penyandang Lupus di seluruh dunia dengan pertambahan 100.000 kasus baru setiap tahunnya”.

“Senam Lupus ini terdiri dari 3 bagian, yaitu pemanasan, latihan inti & relaksasi. Senam ini memang dirancang untuk melatih pernafasan & peregangan agar persendian Odapus yang kerap terasa kaku akan bisa dilemaskan melalui latihan yang teratur. Senam Lupus ini telah diujicobakan kepada para Odapus di SDF dengan rentang usia 20 hingga 60 tahun. Mudah diikuti dengan melihat contoh di video, dapat dilakukan sendiri maupun bersama-sama seperti yang akan kita lakukan besok”, jelas dr.Lucky Angkawidjaja R, M.Pd. AIFO, konsultan relawan dari tim FPOK UPI.

Lebih jauh lagi, Dian Syarief bagikan kiat-kiatnya dalam “Belajar Bahagia Hidup dengan Lupus” : “Selain ikhtiar untuk lakukan pengobatan dan menjaga kebugaran fisik, mengubah pola pikir dan pola hidup adalah langkah pertama untuk menyadari dan menerima Lupus sebagai sahabat. Menjadikan hidup lebih bermakna dan lebih mulia sangat mungkin diraih oleh para Odapus. Ada dua kalimat penyemangat yang selalu saya ingat : ‘Badan boleh sakit tetapi jiwa tetap sehat’, juga ‘Sakit itu tidak harus menderita’, sesuaikan hidup dengan adanya Lupus ini dengan menyadari keterbatasan yang dimiliki. Selalu ada hal yang positif dalam diri kita. Disamping keterbatasan fisik yang ada karena adanya Lupus, periksa dan gali kekuatan dan kelebihan apa yang kita miliki. Lalu manfaatkan semua potensi yang ada untuk berkarya tanpa harus memperburuk kondisi kesehatan dengan keberadaan Lupus. Keep moving, keep dancing and keep shining”.

*SDF adalah penerima Sasakawa Heatlh Prize 2012 dari WHO.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi :

Senam-Lupus---Pemanasan

Pemanasan

Senam-Lupus-Latihan-Inti-1

Latihan Inti

Senam-Lupus-Latihan-Inti-2

Latihan Inti

Senam-Lupus-Relaksasi

Relaksasi

Jl. Ir. H. Juanda No.369 Komp. DDK No. 1 Bandung 40135, Indonesia

P/F +62.22.250 2008, +62.22.250 4050 M. +62.813 2050 9446 Email : end@cbn.net.id, www.syamsidhuhafoundation.org

Syamsi Dhuha Yayasan Acc. No. 700 009 24 97 Bank Syariah Mandiri Hasanuddin – Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *