Senam Lupus

Sahabat tercinta,

Titip share ya link ajakan Senam Lupus – World Lupus Day kepada orang-orang yang dekat di hati :  https://youtu.be/OCV4BT83aW0

Terima kasih untuk kesediaannya berbagi. Agar senam Lupus ini dapat termanfaatkan oleh banyak orang…

Thanks for your caring & support!

Love D

dvd-senam-lupus

 

Siaran Pers                                                                                                                                                                 

Bandung, 7 Mei 2016

Sambut Hari Lupus Sedunia, SDF luncurkan Senam Lupus untuk dunia

Syamsi Dhuha Foundation (SDF)*, LSM nirlaba peduli Odapus (Orang dengan Lupus) terus berupaya untuk tingkatkan kualitas hidup Odapusdi Indonesia dan ikut menjadi bagian dari usaha dunia untuk dapat temukan terapi Lupus yang aman dan efektif. Sambut Hari Lupus Sedunia, SDF luncurkan Senam Lupus yang belum pernah ada sebelumnya. “kami tergerak untuk berkreasi dan memfasilitasi Odapus yang sudah lama menginginkan adanya Senam Lupus bagi Odapus ini. Bekerjasama dengan tim relawan dari FPOK UPI sebagai penata gerak dan Imam Pras sebagai penata musik, terciptalah Senam Lupus yang dapat dimanfaatkan oleh Odapus dibelahan bumi manapun melalui link : https://youtu.be/1cuQk33EmlE. Penyempurnaan akan terus kami lakukan, yang penting ada keberanian untuk melahirkan sesuatu yang baru”, ungkap Dian Syarief, ketua SDF yang juga penyandang Lupus & Low Vision. “Odapus di seluruh dunia 90% adalah wanita aktif usia produktif 15-45 tahun, manifestasi yang timbul di setiap Odapus beragam, salah satunya nyeri dan kekakuan sendi. Ikhtiar sehat SDF tuk tingkatkan kondisi umum Odapus adalah dengan membuat Senam Lupus ini yang dapat dilakukan sendiri di rumah secara rutin”, tambahnya pula.

Peluncuran Senam Lupus ini dilakukan usai acara seminar kesehatan bertajuk ‘Lupus Tak Kenal Batas’ yang diselenggarakan oleh RSUP Hasan Sadikin (RSHS) bekerjasama dengan SDF. Acara seminar yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta ini menampilkan 2 pembicara yaituAndri Reza Rahmadi, dr. SpPD KR MKes ‘Hidup Sehat dengan Lupus dari Sudut Pandang Medis’ dan Dian Syarief yang akan berbagi pengalaman ‘Belajar Bahagia Hidup dengan Lupus’.

Sementara itu Andri Reza Rahmadi, dr. SpPD KR MKes, dokter pemerhati Lupus dari RSHS mengatakan : “Hingga saat ini masih diperlukan sosialisasi ke masyarakat perihal Lupus. Di Indonesia, ada lebih dari 400.000 orang penyandang Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau Lupus. Lupus tak kenal batas, dapat mengenai siapapun, tidak terbatas dari usia, jenis kelamin, kebangsaan ataupun etnis tertentu. Meskipun gejala yang timbul tak mudah dikenali hingga seringkali diduga penyakit lain, namun dapat dicermati dengan SALURI (perikSA Lupus sendiRI). Deteksi awal dan penanganan yang tepat sangat penting bagi terapi Lupus. Maka, kita harus peduli untuk segera kenali dan obati Lupus. Lupus adalah penyakit yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh dan bukan penyakit menular, namun dapat mengancam jiwa. Ada lebih dari 5 juta penyandang Lupus di seluruh dunia dengan pertambahan 100.000 kasus baru setiap tahunnya”.

“Senam Lupus ini terdiri dari 3 bagian, yaitu pemanasan, latihan inti & relaksasi. Senam ini memang dirancang untuk melatih pernafasan & peregangan agar persendian Odapus yang kerap terasa kaku akan bisa dilemaskan melalui latihan yang teratur. Senam Lupus ini telah diujicobakan kepada para Odapus di SDF dengan rentang usia 20 hingga 60 tahun. Mudah diikuti dengan melihat contoh di video, dapat dilakukan sendiri maupun bersama-sama seperti yang akan kita lakukan besok”, jelas dr.Lucky Angkawidjaja R, M.Pd. AIFO, konsultan relawan dari tim FPOK UPI.

Lebih jauh lagi, Dian Syarief bagikan kiat-kiatnya dalam “Belajar Bahagia Hidup dengan Lupus” : “Selain ikhtiar untuk lakukan pengobatan dan menjaga kebugaran fisik, mengubah pola pikir dan pola hidup adalah langkah pertama untuk menyadari dan menerima Lupus sebagai sahabat. Menjadikan hidup lebih bermakna dan lebih mulia sangat mungkin diraih oleh para Odapus. Ada satu kalimat penyemangat yang selalu saya ingat : ”Badan boleh sakit tetapi jiwa tetap sehat”, Juga ”Sakit itu tidak harus menderita, sesuaikan hidup dengan adanya Lupusini dengan menyadari keterbatasan yang dimiliki. Selalu ada hal yang positif dalam diri kita. Disamping keterbatasan fisik yang ada karena adanya Lupus, periksa dan gali kekuatan dan kelebihan apa yang kita miliki. Lalu manfaatkan semua potensi yang ada untuk berkarya tanpa harus memperburuk kondisi kesehatan dengan keberadaan Lupus. Keep moving, keep dancing and keep shining”.

*SDF adalah penerima Sasakawa Heatlh Prize 2012 dari WHO.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi :

Senam-Lupus---Pemanasan

Pemanasan

Senam-Lupus-Latihan-Inti-1

Latihan Inti

Senam-Lupus-Latihan-Inti-2

Latihan Inti

Senam-Lupus-Relaksasi

Relaksasi

Jl. Ir. H. Juanda No.369 Komp. DDK No. 1 Bandung 40135, Indonesia

P/F +62.22.250 2008, +62.22.250 4050 M. +62.813 2050 9446 Email : end@cbn.net.id, www.syamsidhuhafoundation.org

Syamsi Dhuha Yayasan Acc. No. 700 009 24 97 Bank Syariah Mandiri Hasanuddin – Jakarta

 

Lupus tak kenal batas

Momen  World Lupus Day (WLD) 2016 kali ini ditangkap oleh RSUP Hasan Sadikin (RSHS) dengan menggagas seminar bertajuk ‘Lupus tak kenal batas’ di aula IPD RSHS 7 Mei yang lalu, bekerja sama dengan SDF. Seminar ini menarik pula minat sahabat Odapus dari luar kota, seperti dari Jabotabek, Cirebon, Purwakarta, dll. Tembang ‘Care for Lupus’ pun segera mengalun dihantarkan dengan manis oleh the LuLo, membuka acara di Sabtu yg cerah itu. Mewakili RSHS, dr. Rachmat Gunadi, SpPD-KR, sampaikan bahwa masih perlu terus lakukan sosialisasi karena hingga kini masih banyak yang belum tahu Lupus. Padahal Lupus dapat mengenai siapapun, tak kenal batasan usia, jenis kelamin, profesi, etnis maupun negara.

Kesadaran dan mau menerima kondisi sebagai penyandang lupus, salah satu faktor penting yg diungkapkan oleh dr. Andri Reza, SpPD-KR Mkes dalam paparannya ‘Hidup Sehat dengan Lupus dari Sudut Pandang Medis’ maupun Dian Syarief yg ajak sahabat Odapus ’Belajar Bahagia Hidup dengan Lupus’. Lebih jauh, dr. Andri jelaskan ciri-ciri sehat ala Odapus, antara lain tidak kambuh dalam kurun waktu beberapa tahun, dapat lakukan aktivitas seperti biasa dan produktif. Namun perlu terus lakukan terapi untuk temukan cara yg paling efektif jalani aktivitas sesuai kondisi masing-masing Odapus. Sedangkan Dian ajak sahabat Odapus tuk ubah pola pikir dan ambil sudut pandang yg tepat untuk bisa menerima kondisi dirinya. Persepsi positif akan lahirkan sikap yg positif pula. Bisa melihat segala sesuatunya menguntungkan dan ada hikmahnya walau fisik terlemahkan, ruang gerak terbatasi dan lingkup kegiatan berubah sekalipun. Akan tetap dapat berkarya tanpa harus memperburuk kondisi kesehatan karena kehadiran sang Lupus.
Puncak acara WLD di RSHS itu ditandai dengan peluncuran Senam Lupus yg langsung disambut antusias oleh para peserta saat waktunya tiba. Tak hanya Odapus namun juga pendamping dan relawan larut dalam keceriaan bersenam Lupus. Tim FPOK UPI sebagai koreografer memandu senam yg berdurasi hampir 30 menit ini, mulai dari pemanasan, latihan inti hingga relaksasi. Semoga dengan lahirnya Senam Lupus ini, sahabat Odapus lebih bersemangat, tak segan bergerak. Karena justru persendian yg sering terasa kaku perlu dilatih supaya lebih lentur. Tentu saja Senam Lupus ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing, tanpa pemaksaan. Senam ini bertujuan pula untuk melatih pernafasan. Senam Lupus ini tak selalu harus dilakukan bersama-sama, meskipun sendirian di rumah, senam tetap dapat dilakukan dengan mengunduh panduannya di link : https://youtu.be/1cuQk33EmlE.

“Fitness is not about being better than someone else… It’s about better than you used to be…”
From SDF with Never give up spirit,

LP

Speech

Opening speech by Laila Panchasari & dr. Rachmat Gunadi SpPD-KR

Lulo

Opening song by The Lulo

dr-Andri

“Hidup Sehat dengan Lupus dari Sudut Pandang Medis” by dr. Andri Reza, SpPD-KR Mkes

Dian

“Belajar Bahagia hidup dengan Lupus” by Dian Syarief

Participant-1

Participant-2

Participants interaction

Exercise-1

Exercise-2

Lupus Exercise’s Launching

Odapus

Happy & Healthy Odapus

If you want to read more, please click :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *