Menjadi Mata Bagi Sesama

lovi

Siaran Pers  

Bandung, 14 Oktober 2016

Menjadi Mata Bagi Sesama

Bertepatan dengan puncak peringatan World Sight Day (WSD) besok – Sabtu, 15 Oktober 2016 – Syamsi Dhuha Foundation (SDF), LSM nirlaba peduli Low vision (Lovi) gelar grand finalSong and Music Competition yg diikuti oleh para penyandang Lovi & totally blind (TB). Acara ini merupakan puncak serangkaian kegiatan yg telah dilakukan selama bulan Oktober sebagai bulan peduli penglihatan. Kegiatan yg sudah dilakukan meliputi : Tebar 1000 Alat Bantu Lovi (TABL), Reader’s Day & Nonton Bareng dengan Berbisik. Adapun acara besok akan diwarnaipula  dengan konsultasi mata gratis komprehensif bersama para dokter spesialis mata, konsultan Informasi Teknologi, rehabilitasi professional & psikolog, serta dilengkapi pameran foto & alat bantu Lovi, yg juga pamerkan karya penelitian & pengembangan mahasiswa.

ismi

Program TABL bawa SDF hingga ke Surabaya & disana bersinergi dengan LPT (Lembaga Pemberdayaan Tunanetra) Surabaya, lakukan pemeriksaan & tentukan jenis serta ukuran alat bantu yg tepat bagi penyandang lovi di sana. Ada 20 siswa, guru & alumni SLB yg diperiksa, tak hanya dari Surabaya tapi juga dari Mojokerto, Sidoarjo & Bojonegoro. Program TABL bergulir terus & setelah Surabaya, tiba giliran Bandung berlokasi di SLB Darul Hidayah yg diikuti oleh para siswa gabungan 5 SLB lainnya. Pada awalnya karena belum terinformasi & belum paham manfaatnya, ada siswa yg tak mau coba gunakan alat bantu Lovi. Namun reaksi yg berbeda ditunjukkan pula oleh anak yg lain yg spontan menjerit kegirangan, saat dia bisa melihat tulisan angka di papan tulis dengan gunakan alat bantu telescope. Pemeriksaan berikutnya dilakukan di PMN RSM Cicendo diikuti oleh 17 siswa dari SLB A Citeureup Cimahi tuk ajak anak-anak kenali juga fasilitas yg ada di rumah sakit & mudahkan mereka jika diperlukan pemeriksaan lanjutan oleh spesialisasi mata yg lain. Setelah pemeriksaan, ada siswa yg mendapatkan alat bantu  yg bersifat optik, seperti : telescope, magnifier/loupe atau ada juga yg sudah harus gunakan alat bantu yg sifatnya pindahkan fungsi penglihatan ke pendengaran, seperti : talking handphone, talking watch & talking computer. “Tak mudah memang awalnya berinteraksi dengan anak-anak penyandang disabilitas netra yg baru pertama kali berjumpa itu. Dibutuhkan kesabaran, pendekatan & sentuhan untuk bisa menjalin komunikasi dua arah & dapat memotivasi mereka. Bahagia sekali rasanya ketika akhirnya bisa berinteraksi, menghadiahkan alat bantu & memberikan harapan baru bagi mereka. Berharap bisa menjadikan mereka seorang Low vision yg bright passion”, ungkap Dian Syarief, Ketua SDF yg juga penyandang Lovi.

dr-nieke

 

Bernyanyi & bermusik adalah sebuah kemampuan yg kerap dimiliki oleh para penyandang Lovi & TB. Namun kemampuan itu baru akan lahir jika potensi yg ada dapat tergali & kemudian diasah melalui latihan untuk bisa menghasilkan sebuah kemampuan yg mumpuni. Berangkat dari kesadaran itu, sambut WSD 2016, Care for Low vision SDF juga menginisiasi sebuah kompetisi untuk gali potensi yg dimiliki para penyandang Lovi/TB ini. Harapannya tentu saja agar para penyandang Lovi/TB tersebut dapat lebih berdaya dengan kemampuan bernyanyi & bemusik yg dimilikinya. Tak hanya dari Bandung saja, ternyata peserta juga datang dari berbagai daerah, seperti : Sumedang, Tasikmalaya, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi & Jakarta. Animo peserta dari hari kehari semakin meningkat sesaat setelah acara kompetisi ini dipublikasikan. “Hadiah sudah bukan lagi tujuan utama dalam kompetisi ini, tapi kami ingin menunjukkan pada dunia bahwa diluar keterbatasan penglihatan, kami memiliki semangat juang untuk berkarya”, ungkap salah satu peserta. Audisi awal dengan 45 peserta, kemudian menghasilkan 20 semifinalis yg berikutnya mengerucut menjadi 6 finalis. Para finalis ini, sebelum berlaga di babak final, ikuti pula proses mentoring yg diberikan oleh ahlinya, seperti : Imam Pras (musisi/keyboardist handal) untuk musik & Nenden Shintawati (vocalist & composer TB) untuk olah vokal. Nenden sendiri sempat membuat 3 lagu dengan nilai-nilai yg dimiliki SDF : Never give up!, Light up the world with the ray of our heart & Cintamu. Ajang kompetisi yg untuk pertamakalinya digalang SDF ini berlangsung secara sederhana namun penuh makna. Karena dikerjakan dengan penuh semangat & rasa cinta oleh para relawan SDF dengan mengambil berbagai peran sebagai : panitia pelaksana, mentor dan dewan juri. Salah satu dewan juri kompetisi ini adalah : DR., dr. Andika Prahasta SpM., Mkes, seorang ahli mata dari PMN RSM Cicendo yg pehobi musik. Kepeduliannya telah diwujudkan pula melalui 2 lagu karyanya : Care for Lupus & Sahabat Setia.

alat-bantu

“Wujud syukur atas nikmat melihat adalah motivasi terbesar para relawan SDF untuk menjadi reader bagi sahabat Lovi & TB maupun pembisik saat berlangsung acara nonton bareng di akhir Agustus 2016 kemarin. Para readers tak hanya bacakan buku-buku pelajaran/perkuliahan, namun juga buku-buku pengetahuan umum lainnya, cerita lucu, novel, cerpen dll. Adapun jenis film yg disukai adalah yg bertemakan cinta…. Kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan yg menjadi bagian dari kegiatan Lovi Center SDF”, ujar Laila Panchasari, Manajer SDF.

Pada kesempatan WSD kali ini, para peserta acara yg datang diminta untuk menyumbangkan e-waste (sampah elektronik) yg akan di daur ulang untuk mencegah pencemaran lingkungan yg dapat terjadi jika sampah elektronik tersebut dibuang sembarangan. Adapun e-waste ini dapat berupa : computer (desktop & laptop), printer & gadget (handphone, ipod, tablet dsb), beserta aksesoris (adaptor, kabel, power bank, charger) yg sudah tak terpakai/rusak. Puncak acara WSD 15 Oktober 2016 besok, selain diikuti oleh ratusan penyandang Lovi/TB, juga diikutiperwakilan komunitas & institusi pendukung penyandang disabilitas netra, para dokter pemerhati Lovi & umum. Dimeriahkan pula dengan persembahan lagu tematik dari The LuLo yg beranggotakan penyandang Lupus, Lovi & relawan serta penampilan khusus dari artis cantik Dewi Sandra yg akan membaca puisi & bernyanyi.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *