Pelatihan Berkebun Organik

Berkebun Organik itu Sehat, Mudah dan Menyenangkan

Disambut dengan hujan di pagi hari, Sabtu, 4 Februari 2017, tak surutkan langkah 41 peserta tuk ikuti pelatihan “Hidup Sehat dengan Berkebun Organik dan Tanaman Obat Keluarga“ di SDF. Ingin hidup lebih sehat tentu menjadi motivasi terkuat  para peserta untuk tetap semangat ikuti semua sesi  hingga menjelang sore hari. Fasilitator pelatihan kali ini Luky L. Santoso, pemilik Rumah Kayu Permaculture. Pelatihan diawali dengan teori, pengenalan tentang berkebun organik dan dilanjutkan dengan praktek di siang hari.

Sekilas tentang Organik

Organik adalah pelabelan yg menyatakan suatu produk telah diproduksi sesuai dengan standar sistem pertanian organik, dimana pertanian organik didasarkan pada penggunaan bahan input eksternal secara minimal, tidak menggunakan pupuk dan pestisida sintetis, tidak menggunakan zat pengatur tumbuh tanaman, tidak menggunakan radiasi atau GMO dilahan yang bebas dari polusi udara, tanah dan air, secara menyeluruh untuk menyehatkan  ekosistem, termasuk keragaman hayati, siklus biologi dan aktivitas biologi tanaman dan diupayakan dalam suatu kesinambungan  (SNI No. 01-6729- 2002 Revisi 2013)

Mengapa berkebun Organik itu Sehat, Mudah dan Menyenangkan ?

  • Dalam berkebun organik pupuk yang digunakan adalah pupuk organik bebas pestisida.
  • Dengan berkebun sendiri dirumah dapat menggunakan lahan yang ada, bahkan hanya menggunakan polibag atau pot saja.  Menggunakan peralatan sederhana dan  memilih benih tanaman yang sesuai dengan kondisi keuangan atau yang biasa  kita makan sehari-hari yang juga bisa menjadi Tanaman Obat Keluarga (TOGA), misal seledri, jahe, sirih, bawang putih, kunyit dll.
  • Bila kita punya sedikit tanaman organik di rumah, maka setidaknya oksigen akan membaik saat suhu alam semakin memanas.
  • Kegiatan berkebun menjadi media relaksasi yang terbukti bisa membangkitkan hormon endorphin yang dapat melepaskan stress.
  • Gerakan terus menerus saat berkebun seperti mencangkul, berjalan, lutut menekuk, mengangkat barang dan aktifitas lainnya jika dilakukan dengan benar maka memacu jantung bergerak lebih cepat dan mengalirkan darah keseluruh penjuru dan tentu hasilnya menjadi sehat.
  • Dengan bertelanjang kaki saat berkebun, kita menggerakkan semua titik syaraf kesehatan di telapak kaki. Telapak kaki merupakan organ tubuh yang memiliki banyak titik syaraf sehingga berjalan tanpa alas kaki akan membuat syaraf seolah-olah mendapatkan pijatan secara langsung.
  • Sebagai Petani : bebas dari resiko keracunan pestisida, ramah lingkungan, tidak tergantung dari pupuk luar, hemat biaya pestisida.
  • Sebagai Konsumen : Nutrisi jauh lebih baik, lebih sehat, apalagi untuk bayi. Bebas dari residu kimia berbahaya, rasa yang jauh lebih enak, lebih awet, bebas dari Genetically Modified Organism (GMO).

Contoh hasil tanaman Konvensional vs Organik :

Berkebun-9

Berbagai pertanyaan seolah tak henti terlontar, dijawab Kang Luky  dengan sabar satu persatu. Saat praktek, peserta diajak langsung gunakan tangan untuk ketahui kegemburan tanah, pupuk yg akan dipakai, bagaimana cara memilih benih, juga menanam benih dan bibit. Tiga hal yang jadi kunci keberhasilan untuk dapatkan hasil panen terbaik adalah bibit terbaik, habitat/ekologi yg tepat serta perawatan dan pengelolaan yang benar. Tawa lepas dan canda ceria mewarnai berlangsungnya pelatihan hingga ke akhir acara saat masing-masing peserta dibekali “oleh-oleh” hasil prakteknya untuk dilanjutkan dirawat hingga tumbuh subur dirumah masing-masing J.

Berkebun Organik…..Sehat, Mudah dan Menyenangkan….

Salam ikhtiar,

HH

Berkebun-2

Hidup Sehat dengan Berkebun Organik dan Tanaman Obat Keluarga by Lucky L. Santoso

Berkebun-4

Ice Breaking

Berkebun-3

Serius menyimak

Berkebun-5

Interaksi peserta

Berkebun-7

Penyiapan media tanam & bibit

Berkebun-6

Praktek berkebun

Berkebun-8

Enthusiastic participants

Berkebun-1

All participants

 

 

One thought on “Pelatihan Berkebun Organik

  1. Ridwan mengatakan:

    Hi Tim SDF, melihat adanya kegiatan pertanian organik oelh SDF pada bulan Feb 2017 ini. Saya dan teman saya tertarik untuk mengikuti kegiatan pelatihan pertanian organik bila akan kegiatan kembali oleh SDF tentang pelatihan organik.

    Oleh karena itu, boleh di informasikan kapan kegiatan pelatihan organik (basic) selanjutnya?
    Dan berapa kah biaya pendaftarannya?

    Terima kasih 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *