Dream, Passion & Hard Work

Lantunan ayat suci Al Qur’an & hadits oleh wakil penerima beasiswa pelajar & umum serta sekapur sirih dari Founder SDF, Eko Pratomo awali acara simbolisasi penyerahan beasiswa yang dihadiri para penerima, wakil dari LK-ITB & SMAN 5 Bandung, Sabtu, 25 Agustus 2018 lalu. ‘Manusia Kuat’ (Tulus) yg dibawakan The Lulo semangati para peserta masuki acara sharing session yg kali ini undang CEO & COO NAH Project, Rizky Arief Dwi Prakoso & Karina Innadindya.

Rizky yg berlatar belakang Geologi dan Karina, Geofisika belum genap satu tahun jalankan NAH Project. Berawal dari mimpi ingin miliki usaha sendiri, mereka melihat peluang adanya kebutuhan sepatu berkualitas dengan harga terjangkau. Salah satu keunikan NAH yg dipasarkan online, adalah transparansi harga produk, di mana konsumen bisa ketahui komponen harga dari produk yang mereka beli. Tentu saja kualitas, desain yg menarik, pemilihan bahan yg sesuai dengan kondisi di Indonesia tetap menjadi faktor utama. Pada awalnya, untuk dapat lakukan penjualan ditempuh dengan cara yg tak mudah, ketekunan untuk ikuti event/acara pameran sambil bangun jaringan buahkan hasil yg manis. Sepatu NAH mulai dikenal dan akhirnya sampai direkomendasikan ke Presiden Jokowi. Kesempatan langka ini tentunya dimanfaatkan dengan baik dan jadi pendorong berkembangnya NAH. Banyak hal berharga yg dipelajari dalam jalankan usaha ini, antara lain Rizky & Karina bagikan tips yg mereka lakukan hingga kini NAH sudah berhasil capai penjualan 3.000 pasang sepatu/bulan :

  • Hard work and persistence : kerja keras dan keteguhan dalam mencapai tujuan & menghadapi kendala/tantangan,
  • Passion is key : cintai apa yg kita lakukan,
  • Wealth of knowledge, never stop learning : terus belajar, banyak membaca,
  • Find your purpose : temukan tujuan hidup, lakukan perencanaan untuk capai tujuan tersebut,
  • Be humble. Nurture relationships : rendah hati, bina hubungan yg baik dengan siapapun, mau berbagi.

Lagu ‘Para Pemenang’  (RAN feat Tulus)  awali acara simbolisasi penyerahan beasiswa oleh Founder SDF bagi penerima beasiswa umum dan Ketua SDF bagi penerima beasiswa khusus. Para penerima beasiswa diharapkan dapat berinteraksi dalam berbagai kegiatan SDF dan manfaatkan sesi motivasi untuk mengasah kepekaan sosial dan empati kepada sesama sebagaimana dipesankan oleh Ibu Endang, wakil SMAN 5 dan Pak Mulyadin wakil LK-ITB.

Acara ditutup dengan doa, nyanyi bersama ‘Arti Sahabat’ (Nidji) dan pembekalan bagi penerima beasiswa SDF yg baru. Saat ini adalah waktunya bersatu dalam keberagaman, peduli dengan sesama, berkarya dan berprestasi membangun negeri yang kita cintai…We don’t do hashtag, we act. (LP)

Please visit:

https://www.google.com/amp/jabar.tribunnews.com/amp/2018/08/24/syamsi-dhuha-foundation-salurkan-beasiswa-untuk-mahasiswa-itb-pelajar-dan-penyandang-disabilitas

http://jabar.tribunnews.com/2018/08/29/beasiswa-sdf-bantu-kembangkan-kepekaan-sosial

Sekapur sirih oleh Eko P. – Founder SDF, Endang W – SMAN 5 Bandung & Mulyadin – LK ITB

Sesi berbagi Rizky & Karina – CEO & COO NAH Project

Penyerahan Beasiswa Umum bagi mahasiswa & pelajar

Penyerahan Beasiswa Khusus bagi penyandang autoimun & disabilitas netra

Interaksi peserta

Semangat para penerima beasiswa SDF

Kolaborasi The Lulo & The Scholars : Verdyllan – ITB

Sharing session The Scholars

 

Para penerima beasiswa SDF VIII umum & khusus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *