Ramadhan Berbagi 3

 

Miracle of Al-Quran “Al-Qur’an sebagai obat”

by Intan Nurimani (odapus) ketua Rumah Tahfidz As-Shaff Garut

Sabtu, 11 Mei 2019 di SDF’s Multifunction Room

Menoreh kisah nabi Ayub Alaihisalam yg diuji sakit menahun oleh Allah, dengan kesabaran dan keistiqomahanya untuk tetap ta’at, akhirnya diangkatlah penyakitnya dan Allah beri kemuliaan pada beliau.

Sakit adalah bukti cinta Allah yg ingin selalu dekat dg hamba Nya. Dimana Allah menginginkan hambanya masuk surga kelak.

Intan hadir ke SDF tuk berbagi pengalaman saat Lupus membuat dirinya lemah tak berdaya. Saat penglihatannya alami penurunan, saat jiwanya diambang putus asa. Hingga suatu hari dia rasakan adanya keajaiban saat membaca Al-quran. Semuanya berawal dari satu ayat dan satu  hadits.

“Dan apabila aku sakit. Dialah (Allah) yang menyembuhkanku” (As Syu’araa: 80)

Rasulullah  ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Sejak itu Intan tidak pernah lewatkan hari tanpa membaca Al-quran. Bahkan sudah menjadi Hafidzoh (pengahapal Al-quran). Kondisinya berangsur membaik, dan penglihatanpun normal kembali. Kini Intan menjadi pengasuh 70 santri tetap penghafal Quran Rumah Tahfidz As-Shaff Cikajang Garut yang dibangun dengan rumah wakaf dari orangtuanya.

“Saat membaca atau menghafal  Qur’an, jiwa dan fikiran itu harus terhubung dengan Allah & hanya untukl Allah. Yakin pula Allah akan memberikan kesembuhan“, tutur Intan menutup sesi.

Tips saat ditimpa sakit:

  1. Jadikan Sakitku Ibadahku,
  2. Jadikan Al’ Quran prioritas dalam hidup,
  3. Yakinlah saat membaca Al-Quran kita akan segera mendapatkan syafaatnya (ampunan).

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hatimu menjadi tentram” (Qs. Ar-Ra’du: 28)

  1. Mulailah dengan membaca Al-Qur’an sebelum berdoa, sambil menyentuh bagian yg sakit. Yakin bahwa tubuh ini milik Allah. Dan berserah dirilah,
  2. Jangan pernah berputus asa dari Rahmat Allah.

(HH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *