Aneka Berita SDF 14

Sahabat tercinta,

Kedekatan hati dapat kalahkan jarak & waktu untuk bisa berjumpa & berbagi rasa, pengalaman serta pengetahuan. Itu yg kerap terjadi saat sahabat SDF berkumpul. Kali ini yg bersilaturahim adalah para sobat autoimmuners yg datang dari Mamuju-Sulawesi, Bangka, Jakarta, Bandung & sekitarnya.

Acara diawali dengan Extra ordinary yoga, yg mengajarkan kita tuk kenali diri & selaraskan 3 unsur yg ada: pikiran, hati & tubuh. Kerapkali kita tak kenal dengan tubuh kita sendiri, tak peka saat alarm tubuh berbunyi & tak peka dengan rasa yg ada disetiap bagian tubuh. Pikiran kitapun terlalu sibuk dengan berbagai hal yg menjadi beban & lelah dengan beban pikiran tersebut. Belum lagi kitapun terlalu malas tuk olah tubuh secara rutin, yg kesemuanya itu berdampak pada terjadinya sumbatan pada berbagai bagian tubuh kita. Kenali tubuh kita & latihlah secara rutin dengan menata pikiran & hati kita. Dimulai dengan latihan pernafasan yg dapat lancarkan distribusi oksigen ke setiap bagian tubuh kita, mulai dari ujung kepala hingga ke ujung kaki. Melatih bagian demi bagian tubuh kita dengan gerakan2 yg tidak dipaksakan & tetap nyaman. Latihan juga bisa diawali dengan pejamkan mata tuk kurangi kerja otak & jangan lupa tersenyum. Senyuman akan membuat hati bahagia & perasaan yg tenang ini akan berpengaruh pada aktivitas keseharian kita. Setiap gerakan latihan dilakukan perlahan, dinikmati dengan rasa syukur kepada Sang Pemilik jasad ini.

Menarik pula tuk menyimak pengalaman beberapa wakil sobat autoimmuners & beroleh hikmah/ pembelajaran dari pengalaman mereka. 2 sobat autoimmuners: Sri & Vera sama2 alami kekentalan darah (APS/Antiphospholipid syndrom). Sri dengan 6x stroke & 1x kandungannya nyaris di determinasi, namun akhirnya dapat dipertahankan & anaknya sehat hinga saat ini. Sedangkan Vera, tak hanya APS namun pula alami spasme villi (kelainan pada syaraf yg akibatkan serangan pada otot & sendi) juga terkena HNP (syaraf kejepit) karena sebelumnya berprofesi sebagai perawat di ICU yg kerap harus angkat beban/bantu pasien dalam keadaan darurat. Namun kedua autoimmuners ini pejuang sejati yg tak mudah patah, tak mudah menyerah. Sri tetap berwirausaha sambil asuh anaknya, sedangkan Vera tetap ikhtiarkan terapi terbaik tuk atasi berbagai manifestasi yg timbul dari autoimun-nya tersebut, walau akhirnya harus melepas profesi sebagai perawat. Lainnya halnya dengan Dewi Nurul, autoimmuners remaja yg masih berusia 17 thn. Dewi alami scleroderma (pengerasan jaringan di tangan & paru) yg berdampak kekakuan sendi & sesak nafas jika terjadi serangan. Dewi hadapi ketidaknyamanan tersebut, Dewi tetap tenang & tak tergoda tuk bandingkan kondisinya dengan teman2 lain yg sehat, tetap bersemangat sekolah & berobat. Menurutnya, ekstrak cecendet juga membantu tuk melemaskan kekakuan jaringan yg terjadi. Adapun Helfa, sebagai wakil autoimun pria, memilih tuk menerima kondisinya yg harus hidup bersahabat dengan Lupus. Berbagai gejala sebenarnya telah dirasakan sejak di bangku sekolah & mencapai puncaknya saat kuliah di jurusan Kimia – UPI. Helfa pun akhirnya harus rela pindah jurusan yg tak terlalu berat bagi fisiknya. Psikologi menjadi jurusan barunya & setelah lulus S1 lanjutkan ke SBM ITB. Semua bisa diselesaikannya walau dengan waktu yg relatif panjang, lebih lama dari teman2 seangkatannya. Namun sekarang Helfa bisa bekerja di sebuah Bank pemerintah yg juga alami penyesuaian dengan pindah dari bagian marketing yg dibebani target, pindah ke bagian SDM yg tak membuat Lupus-nya kambuh.

Acara diwarnai pula dengan penampilan para volunteers SDF yg persembahkan gerak & lagu. Semua berbagi, berikan yg terbaik tuk sebuah persahabatan yg indah. Saling menyemangati tuk raih mimpi, belajar bahagia dalam kondisi apapun. Dengan atau tanpa autoimun semua berusaha menjadikan hidupnya lebih bermakna & kebersyukuran atas karunia hidup yg Tuhan berikan…  

I believe I can fly….  I believe I can touch the sky…

Salam Care for autoimmune, your caring saves lives,

DSP

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *