DSP’s Weekend Notes – 10

Watch

Seringkali kulupakan tuk meluruskan niat tiap kali kukerjakan sesuatu semata-mata hanyalah karenaNya. Terjebak pada rutinitas dan serba otomatis. Bahkan tuk sebuah kebajikan pun, harus kupastikan bahwa itu murni karena Dia. Mengapa?  Agar hitungan detik hidupku tak menjadi sebuah kesia-siaan. Karena Dia kelak akan berkata : “Kau lakukan itu karena egomu, bukan untukku tapi untuk puaskan dirimu sendiri”. Jika tak terkotori nafsu dan murni karena Dia maka takkan ada beban tuk kerjakan apapun. Yang ada hanyalah kelapangan hati tuk persembahkan yang terbaik bagiNya. Fokus dan konsisten lakukan yang memang Dia inginkan dan menjadi seperti yang Dia inginkan pula…. Salam amal soleh

Detoks : Sejujurnya  lewat latihan kemarin aku diingatkan lagi tuk berhenti sejenak dan tersenyum…. Pegal yang terasa di pipi jadi indikator kekakuan otot wajahku yang jarang tersenyum, bawaannya  serius mulu. Lebih sering eksplorasi  akal daripada hatinya. Hati menjadi tak terlatih dan kurang peka. Betapa nyamannya berolah rasa, hati yang semula kuncup, jadi  mengembang. Dada terasa lapang dan berongga. Cahaya Ilahi pun masuk terangi hati yang terbuka untukNya. Dengan menghadirkan Tuhan, Dia pun bantu bersihkan kotoran yang ada di hatiku. Terasa    nyaman ketika hati ini bersih kembali dan bahagiapun datang……

Salah satu buku kenangan masa kecilku adalah ‘Tati Takkan Pernah Putus Asa’ – Luwarsih Pringgoadisurjo, Pustaka Jaya. Tokoh Tati itu gue banget anti kemapanan, malas belajar dan akhirnya tak naik kelas. Beda sekali dengan tokoh Budi yang rajin belajar, anak baik-baik dan kesayangan guru. Saat kesadaran datang, Tati pun harus mulai dari awal tuk perbaiki segalanya. Berjuang membirukan rapornya yang merah dan berusaha keras agar bisa naik kelas. Siapa nyana inspirasi masa kecilku itu merasuk kedalam jiwa saat harus hadapi ujian kehidupan, sikap yang terbentuk pun tak mudah patah, tak mudah menyerah. Akupun terobsesi untuk bisa naik kelas, menjadi aku yang lebih baik dari kemarin. Thanks Dad for giving me a such an inspirational book, love you !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *