DSP’s Weekend Notes – 16

Rose

Nasihat pernikahan yang berkesan: Cinta dalam pernikahan adalah rasa yang ditumbuhkan dan dianugrahkan Allah SWT kepada kita, karena itu jangan pernah mengembalikannya dengan memutus ikatan tali pernikahan yang suci. Merawatnya adalah tanda bersyukur kepada Sang Pemberi Anugrah. Selalu ingin memberi dan membahagiakan pasangan  (a pleasure of giving). Bukan selalu meminta/menuntut yang menjadi sumber ketidakpuasan dan ketidakbahagiaan. Ijab qabul yang hanya berlangsung dalam hitungan detik menjadi sakral dan bermakna, ketika yang akan dibangun adalah rumah tangga yang berfondasi pada ketaatan kepadaNya….

Kesadaran 1 : Manakah yang lebih berharga, kesadaran or kepintaran? Sadar akan menyelamatkanku dunia akhirat. Ketika yang kuinginkan adalah menjadi seperti yang Tuhan inginkan, maka yang harus kuolah dan kuasah adalah     kalbuku, tempat bersemayamnya kesadaranku itu. Jika aku sadar aku akan terjaga dari provokasi nafsu dan egoku yang kerap menjadi penghalang antara aku dan Tuhanku Kesadaran yang terbangun memungkinkanku untuk selalu terhubung dan terbimbing olehNya. Wow kerenn.

Kesadaran 2 : Betapa kesadaran yang bersemayam dalam kalbu itu lebih berharga daripada kepintaran….. Saat belia, kesadaran menjagaku dari gejolak darah muda yang rawan godaan. Saat lansia, dimana kerja otak sudah mulai menurun dan akal sudah tak berfungsi optimal lagi, kesadaranlah yang menjadi   penolong. Kesadaran yang dibangun dari proses yang terus menerus untuk menghampiriNya. Dialah yang  kemudian akan berikan cahayaNya untuk terus berpendar terangi jiwa yang tak pernah mati. Ya Allah…. jangan biarkanku terlelap dan baru terbangun ketika aku mati….

Pesan Tuhan : Hai Daud, ini adalah kesenanganKu dengan orang-orang yang berpikir saja tentangKu, lalu bagaimana cintaKu kepada orang-orang yang memang telah mencintaiKu? Wahai Daud, kalau sekiranya manusia berpikir tentang kerinduanKu akan kembalinya mereka kepadaKu, dan kegembiraanKu dengan taubat mereka, niscaya mereka semua akan meleburkan cinta mereka kepadaKu. (Dengarkan Suara Hati)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *