DSP’s Weekend Notes – 17

nelson-mandela

Belajar dari Nelson Mandela

Sahabat tercinta, saat Nelson Mandela wafat kemarin, aku belajar 3K darinya: kesabaran, ketabahan dan konsistensi-nya pada perjuangan yang tak kenal lelah walau harus mendekam 27 thn dalam penjara, namun jiwanya tak menjadi terbelenggu karenanya…. Luar biasa! Dan ternyata Tuhan juga mengkaruniai usia yang panjang baginya: 95 thn.

Akupun lantas bercermin diri. Bagaimana dengan perjuanganku? Sebuah perjuangan agar semua Odapus Indonesia bisa berobat (baca: semua orang sakit di Ind bisa berobat). SDF mulai bergerak di 2006 dan tanpa terasa sudah berada di tahun ke 7 dengan alami 3x pergantian Menkes. Mimpiku atas obat Lupus yang aman dan efektif terus   terbang dan mengembang. Jadilah di 2011 SDF menginisiasi penelitian bahan alam Indonesia sebagai suplemen terapi Lupus. Tak tahu kapan impian itu akan terwujud, but like Nike said: just do it! Tuhan tak mungkin ingkar janji, bahwa setiap    penyakit ada obatnya. Kitalah yang terkadang berat tuk memulai, berat tuk melangkah dan tak bersangka baik kepadaNya.

Apalagi PR-nya? Ketika mulai bergerak di 2004 dengan program edukasi bagi pasien dan keluarganya, terasa juga kebutuhan untuk memfasilitasi program penyegaran bagi para dokter umum terutama di Puskesmas yang menjadi ujung tombak pelayanan. 2008 dimulai dengan wilayah seBandung Raya, 2011 merambah ke area Jawa Barat. 2012 pun bersinergi dengan Kemenkes  untuk mewujudkan Pedoman Penatalaksanaan si Luppy yang nakal ini. Tuhan hanya ingin kita berikhtiar dan kemudian menyerahkan hasilnya pada pengaturan terbaikNya. Itulah yang    mungkin menyemangatiku dan juga para relawan di SDF untuk keep moving, keep dancing, keep shining…. Jadilah 26 November 2013, tim SDF beraudiensi dengan Menkes RI untuk juga mengikhtiarkan obat-obat off label yang selama ini digunakan sebagai terapi Lupus agar bisa masuk dalam skema penjaminan kesehatan.

WN-17---Audiensi-Menkes-RI-

From left to right : dr. Rachmat Gunadi SpPD KR; Dian Syarief; dr.Nafsiah Mboi SpA MPH, dr. Shiane Hanako; Eko Pratomo

Teruslah bermimpi Sang Mentari, walaupun itu adalah sebuah ketakniscayaan, teruslah menapak jalan mendaki, tuk tunaikan penugasan yang diberikanNya kepadamu atas karunia hidup ini yang sungguh tak ternilai harganya. Never give up! (DSP)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *