DSP’s Weekend Notes – 19

WN-19---Hanifa+DS

Belajar dari Hanifa : Gadis kecil 4 tahun itu sedang belajar puasa 1/2 hari, saat kusodorkan 2 box Pocky strawberry untuknya berbuka siang hari itu, dia berkata lembut : “Satu saja, tante”, dengan senyumnya yang menggemaskan. Betapa jiwa yang masih putih bersih itu hanya inginkan yang jadi kebutuhannya. Belum terpolusi dengan keinginan yang lebih dari kebutuhannya, jauh dari berlebihan, apalagi ketamakan. Akupun merunduk, bagaimana dengan kondisi jiwaku saat ini? Seberapa keraskah upayaku tuk membersihkannya? Karena putih bersih itu nyaman dan lapang apalagi jika nanti bisa kembali dalam keadaan berkilat. Sebagai penutup pengabdian & penugasan yang diberikanNya…. Itulah sukses mulia.

WN-19---RS-Asri

Belajar dari sahabat : Mereka pasangan yang bisa bersama dalam perbedaan. Mereka mengajariku bagaimana bisa saling mengisi kekurangan dan kelebihannya. Yang satu kujuluki si peri yang baik hati, karena kesediaannya untuk selalu mau membantu dan berbuat sesuatu bagi sesama. Yang satu lagi menamakan dirinya JSS (jujur, sabar, setia). If sudah begitu pastilah berbuat kebajikan menjadi paduan suara hati mereka. Saling terbuka, berkata dan berlaku apa adanya, saling memahami perbedaan sifat dan karakter yang ada. Ah betapa bersahabat dengan pasangan menjadi resep kebersamaan yang indah….!

Pesan cintanya unik seringkali Dia kirimkan dalam bentuk ketidaknyamanan. Tapi justru melalui itu kita dipahamkan. Jiwanya disentuh, hatinya dilembutkan. Untuk bisa melihat, untuk bisa merasakan. Bercermin disetiap kesempatan karena Dia ingin membaguskan kita. Memantaskan kita untuk sebuah pertemuan agung denganNya…. (Ternyata Dia lebih ngotot dan serius daripada kita sendiri supaya kita bisa masuk surga, malu ah! ). Tak akan ku sia-siakan detik hidupku karena aku bisa tobat dan kembali kepadaNya saat ini juga. Syiik…. asyiik…. Jleb! Berpenyukan dengan my Allah….

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *