Monday Thought : Sudah Siapkah Kita?

Renungan Senin, 20 April 2015

Sudah Siapkah Kita?

Salam dan selamat pagi Sahabat,
Kemarin, aku kehilangan seorang sahabat.. Ang Irvan Noe’man. Kepergiannya yang begitu mendadak mengejutkan istrinya, anak-anaknya, keluarga dan sahabat-sahabatnya… semua terkejut. Namun begitulah, ketika Tuhan berkehendak untuk memanggil kita pulang kapanpun dan dalam kondisi apapun… tidak ada yang mampu menolak.

Kematian adalah suatu kepastian, keniscayaan yang setiap orang harus hadapi… hanya saja kita tidak pernah tahu kapan waktu giliran kita. Kehilangan seorang Irvan, membuatku menerawang… mengingat kembali sosok seorang yang baik hati, pecinta keluarga dan pekerjaan, banyak gagasan dan karya yang dihasilkan dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Kepergiannya juga membuatku berpikir, apakah aku sesiap dia ketika harus dipanggil pulang? Di mataku, dengan ketaatan yang terjaga dan segala kebaikan yang dilakukannya, dia memang mempersiapkan diri untuk siap dipanggil pulang setiap saat. Kematian seseorang akan selalu mengingatkan kebaikan yang ditinggalkan, namun yang jauh lebih penting adalah mengingatkan diriku untuk tidak lalai mempersiapkan diri, karena akupun berada dalam antrian yang sama.

Selamat jalan sahabat.
Semoga Tuhan yang Maha Penyayang akan menempatkan Ang Irvan yang baik hati di tempat yang mulia di Sisi-Nya.

“The fear of death follows from the fear of life. A man who lives fully is prepared to die at any time” (Mark Twain)

Have a blessed week.
Salam (epp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *