Ramadhan Thought - 2 : DBAS

Ramadhan Thought-2

DBAS ?
(Terinspirasi dari Tafakuran Mutiara Tauhid)

Assalamualuikum wr.wb.
Salam Ramadhan

Pernah terpikir, apakah kita bisa menjawab dengan cepat ketika ditanya : “Apa tujuan hidup Anda ?”

Coba stop membaca, pejamkan mata dan renungkan sejenak jawabannya,  “Apa tujuan hidup anda?”

Banyak orang tidak bisa menjawab dengan cepat, padahal setiap hari, bahkan paling tidak sehari 5 kali dalam shalatnya, kita selalu meminta kepada Allah dengan doa “Robbana aatina fidunyaa hasanah, wafilakhirati hasanah, waqinaa azabannaar..” (QS 2:201).

Supaya mudah diingat dan selalu menjadi fokus dalam kehidupan yang kita jalani, tujuan di atas dapat disingkat menjadi DBAS alias “Dunia Bahagia Akhirat Surga”.

Bukankah itu yang kita dambakan ? Bukankah itu yang kita pinta dalam doa kita di atas? Lalu, pertanyaan pentingnya bagaimana cara meraih DBAS?

Rupanya hanya satu cara menuju DBAS, yaitu hanya dengan taat kepada aturan main Allah atau dengan kata lain mengikuti petunjuk Allah dengan menjalankan apa yang diperintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Inilah yang akan membawa kita ke jalan keridhaan Illahi, sehingga banyak juga orang yang menyebut meraih keridhaan Allah, sebagai tujuan hidupnya.

“…Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih    hati” (QS 2:38)

Ternyata formulanya cukup sederhana untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat : ikuti saja kemauan Allah atas diri kita… seperti matahari, bumi dan bulan yang selalu patuh dan taat bergerak dalam “orbit” ciptaan-Nya. Puasa, adalah salah satu cara Allah, mengembalikan kita kepada “orbit”-Nya untuk patuh dan taat mengikuti kehendak-Nya.

Have a blessed Ramadhan
Salam (epp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *