Ramadhan Thought - 5 : Keyakinan Illahiyah

Ramadhan Thought-5

Keyakinan Illahiyah
(*Terinspirasi dari Tafakuran Mutiara Tauhid)

Assalamualaikum wr.wb.
Salam Ramadhan

Pernah terpikir, apa yang mendasari sikap dan perbuatan seorang manusia ?
Karena ilmu yang dimilikinyakah atau karena keyakinan yang tersimpan dalam kalbunya ?

Kita mungkin sudah cukup banyak memiliki ilmu & pengetahuan dasar agama, kita tahu mana yang buruk dan baik, mana yang diperintahkan dan mana yang dilarang. Namun, kenapa masih sedikit yang diamalkan ? Kadang atau bahkan sering, sikap dan perbuatan kita berbeda dengan apa yang sudah kita ketahui ? Jawabnya adalah, karena ilmu & pengetahuan agama tersebut hanya sekedar menempel di kepala/akal belum turun menancap menjadi keyakinan yang tertanam di dalam kalbu.

Kita tahu harus sabar dan ikhlas ketika ditimpa sakit atau musibah. Kita diperintahkan memaafkan orang yang berbuat salah atau berbuat zalim kepada kita. Tetapi tahukah kita apa yang menyebabkan seseorang sering tidak sabar atau tetap muncul amarah ? Karena masih tersimpan keyakinan di dalam kalbunya bahwa “sabar itu ada batasnya” dan “marah itu boleh asal pada tempatnya”.

Keyakinan yang salah seperti itulah yang harus dirubah menjadi keyakin Illahiyah : “sabar itu tidak ada batasnya” dan “menahan amarah serta memaafkan kesalahan orang lain, pahalanya surga”, adalah keyakinan yang bersumber dari Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW, yang harus ditanamkan dan tertancap di dalam kalbu kita.

“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (Asy-Syuura QS 42:43)

Seperti sebuah teko yang berisi teh, maka akan keluarlah teh ketika dituangkan isi teko tersebut ke dalam gelas. Begitupun manusia, keyakinan yang ada dalam kalbunyalah yang akan keluar sebagai sikap dan perilakuknya, bukan karena banyaknya ilmu agama yang sudah diketahuinya. Dan keyakinan lebih sering tertanam, ketika kita mau berpikir.

Have a blessed Ramadhan
Salam (epp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *