Ramadhan Thought - 7 : Membuang "Sampah"

Ramadhan Thought-7

Membuang “Sampah”
(*Terinspirasi dari Tafakuran Mutiara Tauhid)

Assalamualaikum wr.wb
Salam Ramadhan.

Saya pernah menerima sebuah buku yang ditulis oleh salah seorang sahabat saya, Anthony Dio Martin, judulnya “Up Your Life”. Ada satu bab yang menarik, “Membersihkan Life Garbage Anda”. Saya merasa diingatkan, karena biasanya yang secara rutin kita lakukan kebanyakan hanya membuang sampah dapur, sisa makanan, kotoran dan barang rongsokan di rumah.

Padahal, ada banyak “sampah kehidupan” yang masih kita simpan yang tanpa kita sadari sering membebani hidup kita. Apa saja “sampah kehidupan” itu ? Ini dia diantaranya :

Zat-zat tidak berguna yang kita “pelihara” di dalam tubuh karena kebiasaan pola makan dan pola hidup kita yang tidak sehat.

Luka batin, amarah, kebencian atau dendam kepada seseorang dan perasaan negatif lainnya yang masih terus tersimpan dari pengalaman masa lalu dan sulit untuk memaafkan.

Pikiran negatif dan keyakinan yang salah yang membuat sikap dan perilaku yang tidak sesuai dengan kehendak Allah dan menghambat diri kita untuk maju.

Dan terakhir, dosa-dosa kepada sesama, orang tua dan terutama kepada Allah yang sadar atau tidak sadar kita terus tumpuk tanpa ada keinginan untuk meminta maaf dan meminta ampunan.

Sepanjang bulan Ramadhan ini, sepertinya menjadi momentum terbaik untuk berpikir sejenak dan memeriksa diri apakah masih  banyak “Life Garbage” yang harus segera kita buang, sebagai bagian dari perubahan dan perbaikan diri agar raga kita lebih sehat, jiwa kita lebih ringan tak terbebani dan hati kita lebih bersih, untuk kehidupan yang lebih baik.

“…. Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…” (Ar Raad, QS13:11)

Have a blessed Ramadhan.
Salam (epp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *