Ramadhan Thought - 23 : Terlena

Ramadhan Thought – 23

Terlena.
(*Terinspirasi dari Tafakuran Mutiara Tauhid)

Assalamualaikum  wr.wb.

Ini bukan tentang lagu dangdut yang dibawakan Ikke Nurjanah… Tapi ini adalah tentang kesadaran….

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terlena berarti : 1. mengantuk lalu tidur; tertidur; 2. terlengah; terlalai; 3. dengan asyiknya; bersenang-senang..

Sadarkah kita bahwa kita sering terlena oleh kehidupan dunia dan terlalaikan dari tujuan puncak kita untuk selamat dan bahagia di akhirat. Apakah ketika kita belajar agama dan melaksanakan ibadah-ibadah juga sudah tercermin kepada akhlak dalam kehidupan keseharian kita ?

Apakah pengajian-pengajian yang kita ikuti, serta ibadah-ibadah : shalat, puasa, zakat yang kita jalankan, bahkan ibadah haji yang sudah kita lakukan, hanya menuntaskan kewajiban atau memang benar-benar upaya untuk menjadi pribadi dengan akhlak yg baik yang taat kepada Allah ?

Jangan-jangan walau kita “sudah” menjalankan banyak ibadah yang diwajibkan, namun akhlak (sikap, perilaku, tindakan) dan cara hidup kita masih belum sejalan dengan apa yang dikehendaki Allah… Jangan-jangan kita terlena seolah menganggap apa yang kita lakukan dalam kehidupan kita sudah benar, padahal tanpa kita sadari banyak hal yang kita lakukan dalam keseharian masih tidak sesuai atau bahkan bertentangan dengan yang Allah kehendaki…

Mudah-mudahan masih ada kesempatan untuk mengevalusi diri agar kita dihindari menjadi orang yang terlena dan merugi, seperti yang Allah peringatkan dalam firman-Nya :

“Katakanlah : Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu, orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”(Al-Kahfi QS 18:103-104).

Have a blessed Ramadhan
Salam (epp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *