Menjadi Bagian Dari Solusi

Sahabat tercinta,

Ikhtiar demi ikhtiar SDF lakukan. Termasuk advokasi ke pemerintah, dalam hal ini ke Kementrian Kesehatan RI sebagai pengambil kebijakan, dalam mata rantai pengobatan yg dibutuhkan Odapus (Orang dengan Lupus).

Regulation

Dalam kurun waktu 10 tahun ini, telah 4 kali Menkes RI berganti sejak SDF pertama kali melakukan audiensi di tahun 2006. Misi utamanya adalah bagaimana agar semua Odapus di Indonesia bisa berobat dan terselamatkan jiwanya…. Sejak awal beradvokasi dalam bentuk audiensi ini, SDF tak pernah bermaksud menambah beban pemerintah & menambah kusut masalah J Sejak awal berdiri & bergerak di lapangan di 2004, SDF berusaha untuk menjadi yayasan sosial yg mandiri secara finansial namun profesional pelayanannya. Aneka masalah coba dihadapi dengan tabah, benang kusut pun coba diurai dengan membangun kesabaran, semua diikhtiarkan dari waktu ke waktu. Berjalan perlahan namun bertahan. Sejak awal pula, SDF berjuang bahu membahu dengan para Dokter Pemerhati Lupus (DPL) & organisasi profesi yg menaunginya. Tak sembarang dokter memang, tapi para dokter yg peduli kepada pasiennya & mau meluangkan waktunya yg berharga untuk berjuang bersama demi kepentingan bersama. Odapus yg ikut dalam audiensi ini maupun forum advokasi lainnya pun beberapa ada yg sudah tiada. Namun perjuangan mereka mewakili ratusan ribu Odapus lainnya tetap dilanjutkan. Selalu ada catatan amal shalih disetiap titik perjuangan, terlepas dari besar kecilnya hasil yg diperoleh. Keep moving, keep dancing, keep shining….

Pada audiensi ke Menkes RI 17 Mei 2016 yg lalu, agenda yg diusung :

  • Usulan beberapa obat esensial Lupus untuk masuk skema penjaminan kesehatan & pengadaannya.
  • Masukan aplikasi yg dapat digunakan untuk membangun basis data pasien Lupus Indonesia. Dengan pilot project Lupus Registry di Kota Bandung.

Untuk meningkatkan kualitas hidup Odapus, juga dilaporkan :

  • Peluncuran Senam Lupus yang belum pernah ada sebelumnya https://youtu.be/1cuQk33EmlE saat World Lupus Day 7 Mei 2016
  • Rencana peluncuran aplikasi berbasis android, ’Luppie Diary’

Saat paparan & diskusi, Menkes RI didampingi oleh : Drs. Bayu Tedja Muliawan, Apt., M.Pharm., MM – Direktur Pelayanan Kefarmasian; dr. Gita Maya Koemara Sakti, MHA – Direktur Pelayanan Kesehatan Primer; dr. Tri Hesty Widyastoeti Marwotosoeko, Sp.M – Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan & dr. Eka Viora, Sp.KJ – Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan. Sedangkan tim SDF juga diwakili oleh : Eko Pratomo – Founder SDF; dr. Rachmat Gunadi DpPD-KR – wakil DPL; dr. Ekasakti – wakil Odapus & Ir. Galih Nugraha – wakil relawan.

Tak ada yg mudah disetiap perjuangan. Jalan yg terbentang kerap adalah jalan mendaki. Selalu dibutuhkan kekuatan hati untuk menapakinya. Ikhtiar terbaik semampu yg kita bisa & serahkan hasilnya pada pengaturan terbaik Yang Maha Kuasa menjadi formula ampuh untuk menjalaninya dari waktu ke waktu…. Never give up!

Care for Lupus, your caring saves lives

Salam bahagia & tepuk semangat!

DSP

Solusi-1

Warm greeting from Minister of Health : Prof. Dr. Dr. Nila Djuwita F. Moeloek SpM (K)

Solusi-2

From left to right : The Minister of Health, Dian Syarief, dr. Sumariyono, SpPD-KR – President Indonesian Rheumatology Association

Sharing-1

Sharing-2

Sharing and discussion SDF’s team with Minister of Health & team

Ministry

SDF’s team with Ministry of Health team

CFL

Care for Lupus, your caring saves lives

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *