Pemaknaan Kehidupan

Sahabat tercinta,

Selalu ada hal baru yg dapat diamati, dipelajari & dimaknai. Begitu pula saat momen Hari Kartini yg dimaknai beragam oleh berbagai pihak. Senin 25 April 2016 lalu di Plaza Senayan – Jakarta, beberapa Wanita Inspiratif pilihan Wardah Cosmetics, berbagi pemaknaan Kartini melalui berbagai aktivitas yg dijalankannya. Ada Tri Mumpuni yg berbagi pengalaman & kisah keluar masuk berbagai daerah terpencil di Indonesia untuk bisa membawa perubahan terkait pemanfaatan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) di desa2. Ada Dian Syarief yg bergerak di bidang kesehatan dan berbagi kreatifitasnya dalam hal penanganan Lupus serta Low vision. Tak ketinggalan Valencia M. Randa yg menyediakan rumah singgah bagi anak2 kurang mampu yg sakit. Semua adalah Kartini masa kini yg hadapi tantangan berbeda sesuai zamannya. Tetap saja ada benang merah yg hubungkan Kartini dengan para penerusnya tersebut : kesadaran yg terbangun dari pencerahan spiritualitas yg memberi kekuatan besar untuk bisa berbuat sesuatu. Dimulai dari proses berpikir, kemudian bergerak dengan mengupayakan berbagai ikhtiar & mencoba mencarikan solusi atas berbagai permasalahan sosial yg ada di masyarakat.

“Tetapi sekarang ini, kami tiada mencari penglipur hati pada manusia, kami berpegangan teguh-teguh pada tangan-Nya. Maka hari gelap gulita pun menjadi terang, dan angin ribut pun menjadi sepoi-sepoi.” – R. A. Kartini

Sharing

 

Dian-Syarief

Sharing & discussion.

“Kartini masa kini harus lebih kreatif & bisa menjadi bagian dari solusi permasalahan kehidupan”

Apreciation

Appreciation from Wardah

Foto-Bersama

From left to right : Donny Damara, dr. Sari Khairunnisa, Dian Syarief, Tri Mumpuni, Valencia M. Randa & 2 pemeran film ‘Surat Cinta Untuk Kartini’

Sahabat terkasih,

School of life yg lainpun berpindah kelas & berbeda waktu. Kali ini Selasa 21 Juni 2016 di Kawasan Industri Cibaligo – Bandung, yg dapat diamati, dipelajari & dimaknai adalah : kesadaran & semangat berbagi yg luar biasa dari para karyawan & manajemen eLcorps, produsen busana muslim. Segera terasa suasana yg hangat, akrab & kebersamaan yg tinggi saat memasuki tempat usaha mereka. Kesederhanaan tak cerminkan kekayaan hati yg dimiliki…. Dengan mudahnya mereka berbagi, entah dari pintu kesadaraan yg mana, lahir penyikapan seperti itu. Tapi semuanya bersemangat, bergelora, berkreasi & tak takut tuk mencoba hal-hal baru. Tak heran lahirlah desain yg unik & segera diserap pasar diberbagai daerah di Indonesia. Ritme kerja yg tinggi pun tak lupa diseimbangkan…. Guru-guru kehidupan pun kerap diundang tuk mengisi kalbu & membangun motivasi.

“Untuk bisa berbagi tak perlu menunggu sampai anda berkecukupan, berbagilah mulai sekarang walaupun hanya sebuah senyuman. Karena esensi dari berbagi adalah ketika orang lain merasa bahagia dengan apa yang kita berikan” ― Harly Umboh

ElCorps-2

From left to right : Latifah Dahlan, Cucu Sukaesih, Dian Syarief, Irvan Rachmawan

ElCorps

Ratusan peserta yang hadir

Donation

Hasil penggalangan dana ElCorps bagi SDF

Mentari-Morfosa

Mentarimorfosa untuk Ibu Elidawati – CEO ElCorps

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *