DSP's Weekend Notes

solo-10

Saat mentari berjumpa dengan rembulan : Tak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Tuhan akan selalu                   pertemukan kita dengan orang-orang yang punya tujuan yang sama. Itulah yang terjadi saat kami berada di Rumah Rembulan – Solo. Dimuliakan sebagai tamu oleh pasangan mbak Ima & mas Akbar. Kami terinspirasi oleh              kebermanfaatan & semangat mentari pagi, sedangkan mereka terinspirasi oleh berpendarnya sang rembulan yang terangi pekatnya malam. Mereka menjadi pengingat  kami, betapa pentingnya gulita hati ini selalu diterangi cahaya yang berasal dari kalam Ilahi. Ah! Kami sama-sama ingin selalu berada dalam orbit ketaatan & memimpikan sebuah pertemuan agung dengan Sang  Pemilik mentari, rembulan & alam semesta ini. Sang Pemilik segenap kebesaran yang meniupkan ruh ke dalam jasad kami, menggenggamnya & suatu saat akan menariknya kembali….. Kiranya kami dapat diperjalankan dengan selamat hingga ke tujuan & selalu mampu menunaikan penugasan yang diberikan-Nya…..

Belajar jadi pasangan : Pernikahan adalah tempat yang menyenangkan tuk belajar. Mulai dari awal pernikahan hingga ajal memisahkan. Menjadi sekolah kehidupan yang mengajarkan bagaimana saling menutupi kekurangan & menyelaraskan 2 pribadi yang berbeda. Melebur ego tuk saling membahagiakan. Saling memahami keinginan & kebutuhan masing-masing. Bisa bertumbuh & berproses bersama. Membuncahnya kerinduan semata – mata hanya karena-Nya.  Saling menyemangati tuk lakukan perubahan besar seperti yang Tuhan inginkan…..

beach

 

Wonderful World : Aku tak perlu keliling dunia tuk melihat keindahannya. Aku sudah dapat merasakan keindahan itu saat Dia ada di hatiku & bersamaku.  Aku tak perlu melihat &  mencari keindahan lain, saat Dia menghadiahkan dia sebagai pendampingku. Sebagai pasangan jiwa yang menautkan hati tuk berjumpa dengan-Nya. Dia meneteskan embun kasih sayang-Nya melalui dia. Sungguh Dia Sangat mengasihiku karena melalui dia aku dapat bertahan hidup & beroleh kekuatan tuk jalani cleansing process dari jiwa yg kotor ini. Dia telah hadirkan keindahan dunia melalui dia. Dia telah cukupkan itu sehingga aku tak perlu mencari keindahan yang lain. Semoga itu pula yang akan kurasakan saat diperjalankan ke barzah & kelak bertemu dengan keindahan yang abadi…..

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *