Meskipun Pandemi, SDF tetap Salurkan Beasiswa bagi Umum, Penyandang Difabel Netra dan Autoimun

Siaran Pers                                                                                                                                                                                                                                            Bandung, 18 September 2020

Meskipun Pandemi, SDF tetap Salurkan Beasiswa bagi Umum, Penyandang Difabel Netra dan Autoimun

Di masa pandemi Covid 19 ini, Syamsi Dhuha Foundation (SDF) – LSM nirlaba peduli difabel netra dan autoimun yang sedang bertransformasi menjadi social enterprise, Sabtu 19 September akan salurkan beasiswa senilai lebih dari Rp. 200 juta. Beasiswa ini diberikan kepada 19 mahasiswa/ pelajar umum serta 29 mahasiwa/pelajar penyandang difabel netra dan autoimun. Mereka diseleksi berdasarkan prestasi akademik dan kebutuhkan dukungan finansial tuk kelancaran studinya. Tak hanya berasal dari Bandung dan berbagai kota di Jawa Barat, ada pula dari Surabaya, Pacitan, Yogya, Solo, Banyumas dan Bengkulu. Simbolisasi penyerahan beasiswa dilakukan secara daring disaksikan pula oleh perwakilan dari Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITB, SMAN 5 Bandung sebagai mitra, para alumni penerima beasiswa dan relawan SDF. Tampil sebagai pembicara tamu di acara tersebut : Tyovan Ari Widagdo – IT Entrepreneur yang kiprahnya telah diapresiasi di dalam maupun luar negeri, a.l. 30 Under 30 Forbes Asia dan 100 Top Innovator Muda Dunia versi YouNoodle – AS.

“Di samping salurkan bantuan APD, obat & alat kesehatan, donasi bagi yang terdampak, SDF tetap berkomitmen tuk salurkan beasiswa yang sudah berlangsung sejak 2012 lalu. Harapan kami beasiswa SDF ini dapat dimanfaatkan juga tuk lancarkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diberlakukan sekarang. Bagi para penerima beasiswa diberikan pula kesempatan tuk ikuti berbagai pelatihan dan sesi motivasi serta asah kepekaan sosialnya melalui berbagai program yang ada di SDF dan juga Bimbingan belajar gratis bagi pelajar yang akan hadapi SBMPTN. Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dan pelajar ini tak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga secara emosional dan spiritual”, jelas Dian Syarief – Ketua SDF yang juga penyandang autoimun dan Low vision.

Berawal dari kegigihan mempelajari ilmu teknologi infomasi (IT) secara otodidak, Tyovan Ari Widagdo konsisten tapaki karirnya di bidang IT. Keterbatasan ekonomi tak halangi dirinya mencari cara tuk terus belajar. Saat masih di SMA, Tyovan berhasil membuat situs Wonosobo terdorong dari minimnya informasi tentang kota kelahirannya itu di dunia maya. Hal ini membuka peluang usaha dengan adanya permintaan dari beberapa perusahaan/institusi pemerintah untuk  dibuatkan situs sejenis. Tak sia-siakan peluang tersebut, Tyovan nekat membuat perusahaan IT bernama Vemobo, yang membawanya hijrah ke Jakarta untuk lanjutkan kuliah, di mana karirnya semakin meningkat. Tyovan pernah masuk pula dalam lima besar kompetisi inovasi di Standford University, AS dan sempat magang di markas Google. Sejumlah prestasi diraihnya dan saat ini Tyovan tekuni usahanya, startup digital Bahaso, aplikasi belajar bahasa asing yang mudah, murah & cepat serta bantu memperjuangkan mereka yang ingin tingkatkan taraf ekonominya tuk dapatkan beasiswa kuliah atau bekerja di luar negeri. “Ada 3 hal tuk raih kesuksesan : Dream, Believe & Action. Mimpi & percaya saja tak cukup, yang lebih penting lagi berusaha & bekerja keras tuk mewujudkannya,” tutur Tyovan.

Lebih jauh lagi Eko Pratomo, Pendiri SDF yang juga praktisi keuangan dan investasi menambahkan, “Melewati 1 dekade pergerakan SDF, kami berusaha tuk bertransformasi menjadi lembaga wirausaha sosial yang dapat mandiri secara finansial. SDF juga berupaya tuk menjadi bagian dari solusi atas permasalahan sosial  yang ada saat ini termasuk menjaga keberlangsungan pendidikan di tanah air. Di samping itu, kami juga lakukan berbagai edukasi tuk bangun kesadaran masyarakat Indonesia agar cerdas secara finansial.”

Selain berkesempatan berdialog langsung dengan Tyovan Ari Widagdo, penerima beasiswa SDF (The Scholars) yang miliki talenta seni diberi kesempatan pula tuk tampil di acara ini.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Jl. Ir. H. Juanda No.369 Komp. DDK No. 1 Bandung 40135, Indonesia

P/F +62.22.250 2008, +62.22.250 4050 M. +62.813 2050 9446 Email : end@cbn.net.idwww.syamsidhuhafoundation.org

Syamsi Dhuha Yayasan Acc. No. 700 009 24 97 Bank Syariah Mandiri Hasanuddin – Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *