Saat Dunia Bergerak Digital, Tidak Semua Siswa Berangkat dari Garis yang Sama
Kesenjangan akses terhadap pendidikan digital ini terdiagnosa jelas di banyak sekolah Indonesia, dari kota besar hingga daerah, termasuk bagi siswa difabel netra yang sering luput dari kesempatan belajar coding. Bukan untuk menyalahkan keadaan, tapi untuk mengakui bahwa kesempatan belajar teknologi belum merata bagi semua anak.
GESSIT hadir sebagai jembatan untuk menutup jarak itu. Melalui metode STEAM dan kelas-kelas yang dirancang inklusif — termasuk SDF Coding Camp for The Blind setiap siswa, apa pun keterbatasan rananya, mendapat ruang yang setara untuk tumbuh menjadi generasi digital yang cakap dan percaya diri.

Cakupan Program
- Pelatihan literasi digital berbasis metode STEAM yang mencakup 5 domain: keamanan & ketahanan digital, partisipasi agensi digital, kecerdasan emosional digital, kreativitas, serta inovasi digital.
- Pendampingan gratis untuk sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK di berbagai kota di Indonesia.
- SDF Coding Camp for The Blind — kelas coding khusus bagi siswa difabel netra, terbagi dalam tiga tingkatan: Basic, Intermediate, dan Advance.
Program dilaksanakan secara daring agar dapat diikuti peserta dari berbagai daerah tanpa batasan jarak. Didukung penuh oleh dana CSR perusahaan dan donasi dari lembaga maupun perorangan yang peduli pada pengembangan SDM Indonesia.
Testimoni Peserta Program
Sejak 2022, GESSIT telah menjadi simbolisasi kolaborasi nyata antara dunia usaha, lembaga, dan masyarakat — hadir di belasan sekolah dari Bandung hingga Garut dan Tasikmalaya, termasuk membuka kelas coding pertama bagi siswa difabel netra. Bergabung dalam gerakan ini berarti turut memberi akses nyata bagi siswa Indonesia untuk tumbuh menjadi generasi digital yang berdaya.
Jadilah Bagian dari GESSIT

